Thursday, 22 September 2011

Gaya Bercinta Buaya Darat

Wah jangan salah persepsi deh..ini cuma guyonan dan bercanda, naluri seks tiap mahluk hidup adalah berkah dan karunia karena dengan begitulah akan terjadi proses penurunan generasi atau berkembang biak, dan tiap mahluk hidup selalu berbeda dalam melakukan aktifitas seknya. contohnya tiap hewan tidak sama seperti Gaya Bercinta Buaya Darat ini atau nama polpulernya biawak.

gaya-bercinta-buaya-darat

Karena biawak hidupnya lebih banyak diatas daratan ketimbang di air makanya disebut buaya darat sungguhan bukan buaya darat anonim. Simak deh aksinya dua ekor buaya darat sedang memadu kasih memang tidak lazim seperti biasa atau mungkin sering nonton film orang dewasa kali ye..!!

Wednesday, 21 September 2011

Nikon Capture NX2 2.2.8

Capture NX 2 easy-to-use software lets you make intuitive photo enhancements which are immediately visible on your monitor. Simply place the Control Point on the area that you want to edit and U Point Technology will analyze color elements such as hue, saturation and brightness, as well as recognize similar areas where an edit would best be applied.This technology powers the entire Capture NX 2 series of Control Points: Color Control Points, the all-new Selection Control Points, White/Black/Neutral Control Points and Red-Eye Control Points. With Capture NX 2, there's no need to deal with selection tools, layers or lengthy training.
Color Control Point:

Enhancements for hue, brightness and saturation are as simple as placing a Color Control Point on your image, then adjusting the length of the sliders. For example, Color Control Points are remarkably convenient for changing the color of flowers to better effect against green surrounding foliage.

Selection Control Point:

This new function enables you to apply enhancements such as Unsharp Mask or D-Lighting to a specific area with just a click of the mouse. There is no need for precision selection or masks - the Selection Control Point recognizes the areas you want to modify. The enhancement effect can easily be adjusted, allowing you to apply your chosen effect as you would with intuitive masking.

Auto Retouch Brush:
To simply achieve more natural-looking results, Auto Retouch Brush lets you remove dust spots on an image using a mouse click and stroke to match the surrounding color and tones. This can also be used to remove facial blemishes, imperfections on flowers, or other unwanted objects within the frame.

Shadow/Highlight Adjustments:

Using the slider at [Quick Fix], you can adjust shadows by [Shadow Adjust] and blown out highlights by [Highlight Adjust].

Workspaces:

Four workspaces are provided: Browser, Metadata, Multi-Purpose and Edit, and your window composition can be easily switched among them.

Quick Fix:

A combination of frequently used tools including [Level and Tone Curve], [Exposure Compensation], [Contrast], [Highlight Protection], [Shadow Protection] and [Saturation] in a single window.

Simultaneous opening of multiple settings:
You can open multiple image processing settings at the same time and make parallel process adjustments of multiple details.

Label/Rating support (XMP):

Supports nine kinds of labeling and five levels of ratings according to XMP, a metadata industry standard.

Functions to help you realize your desired results:
Straighten, Black/White Control Points, Neutral Control Points, Red-Eye Control Points, Selection Tools, Batch Processing, 16-bit Image Compatible, Vignette Control*, Auto Color Aberration Control*, Distortion Control Function*, Noise Reduction, Active D-Lighting (NEF only), D-Lighting, LCH Editor, Image Dust Off (NEF only), Fisheye Image Transformation, Color Booster Function, Color Management, Highlight/Shadow Display, Picture Control Compatibility (NEF only)

http://anonymz.com/?http://capturenx.com/


Or

Link Download :
http://www.filesonic.com/file/2102255614

Pemakaman Sadis Ala Tibet

Buat yang gak kuat gak usah buka postingan ini, pemakaman adalah penghormatan terakhir bagi seseorang yang meninggal dunia dan tiap suku bangsa tidak sama, buat kita bangsa indonesia yang beradab rasanya sangat menjunjung nilai keagamaan tapi bukan juga hendak kebiasaan bangsa lain, tapi sekedar berbagi bahwa ditempat lain ada hal seperti ini.

Berikut Prosesi pemakaman langit bangsa Tibet yang biasa disebut dengan istilah Sky Burial. Dimana jenazah dibawa kepuncak pegunungan yang tinggi dan disayat-sayat agar menarik untuk dimakan oleh burung bangkai.

Setelah daging mayat tersebut benar-benar tidak tersisa hingga tinggal tulang belulang dan tengkorak kepala, kemudian dihancurkan .

Kepercayaan mereka ini katanya Buddha percaya dengan reinkarnasi dan reinkarnasi tidak memerlukan tubuh, sehingga bila tubuhnya dipersembahkan kepada alam atau burung dan lain-lain, maka hal tersebut akan baik……

Begitulah kira-kira kepercayaan tersebut yang aku ketahui…dan disarankan bagi teman-teman, terutama para wanita yang tidak kuat, jangan melihat foto-foto prosesi Sky Burial ini karena sangat mengerikan.

pemakaman-sadis










 




Foto Dokter Cewek Tukang Sunat

Buat anak laki laki yang belum sunat saat ini gak perlu takut lagi karena banyak sekarang cewek tukang sunat, maksudnya dokter sewek tukang sunat atau khitanan, klo yang nyunat laki laki biasa tapi sekarang tukang sunat juga banyak cewek cantik.

cewek tukang sunat

tukang sunat perempuan

foto-cewek-cantik-tukang-sunat
Klo sudah gini pasti yang sudah sunnat dahulu nyesel kenapa baru ada sekarang..cewek cantik yang menyunat. Hayo siapa yang mau sunat lagi.

Inilah Bangunan Plaza Yang Pernah Ada 5.500 Tahun Yang Lalu

Sebuah plaza bundar yang dibangun 5.500 tahun lalu telah ditemukan di Peru, dan para arkeolog yang terlibat dalam penggalian mengatakan Senin penentuan tanggal karbon menunjukkan plaza itu merupakan salah satu bangunan tertua yang pernah ditemukan di Amerika. Satu tim ahli kekunoan Peru dan Jerman menemukan plaza itu, yang tersembunyi di bawah potongan lain arsitektur di reruntuhan yang dikenal sebagai Sechin Bajo, di Casma, 370 Km di utara Lima, ibukota Peru.

plaza-tertua-didunia

 ini merupakan penemuan yang mengesankan, masyarakat ilmuwan dan arkeologi sangat senang,” kata Cesar Perez, ilmuwan di Institut Kebudayaan Nasioal Peru yang mengawasi proyek tersebut. “Ini dapat mendesain kembali sejarah negara ini.” Sebelum penemuan di Sechin Bajo, pakar arkeologi menganggap benteng kuno Caral Peru adalah salah satu dari yang tertua di belahan bumi Barat, sekitar 5.000 tahun. Para ilmuwan mengatakan Caral, yang terletak beberapa jam naik mobil dari Sechin Bajo, merupakan satu dari enam tempat di dunia — bersama dengan Mesopotamia, Mesir, Cina, India dan Mesoamerika — tempat manusia memulai kehidupan di kota lima ribu tahun lalu.

Penentuan tanggal yang dilakukan oleh pakar arkeologi Jerman menyebutkan sekitar 5.500 tahun, tapi sebagian lainnya dapat lebih tua bergantung pada hal lainnya yang ditemukan,” kata Perez. Sebelumnya penemuan dekat Sechin Bajo berusia 3.600 tahun. “Mereka telah sangat maju mengerti arsitektur dan bangunan. Ini dapat secara jelas terlihat dalam kenyataan bahwa material yang mereka gunakan bertahan sangat lama,” Peter Fuchs, salah seorang arkeolog, mengatakan pada suratkabar El Comercio. Tempat pertemuan sosial yang Fuchs dan rekannya temukan dibangun dengan batu dan batako.

Ratusan tempat arkeologis menutup Peru, dan banyak puing dibangun oleh kebudayaann kerajaan Incan yang dulu sangat berkuasa, yang mencapai puncaknya pada abad ke16, sesaat sebelum penakluk Spanyol datang di tempat yang sekarang adalah Peru.

Tradisi Ngaben di Pulau BALI

Ngaben is cremation in Bali, especially by the Hindus, where Hindus are the majority religion in the Thousand Islands this temple. Ngaben ceremony usually conducted by family relatives of the deceased, as a form of respect for a child against his parents.

ngaben

tradisi-ngaben-di-bali

prosesi ngaben bali

bali-ngaben




Kamus Bahasa NARKOBA

NARKOBA ibarat jamur di musim hujan. Tidak hanya ditempat-tempat hiburan, saat ini sudah tersebar di lingkungan perumahan, bahkan ke sekolah-sekolah. Lalu, bagaimana cara menghindari agar keluarga kita tidak terjerumus ke lembah maksiat itu. Berikut beberapa tips untuk menghindarinya :

kamus-narokba


1. Dapatkan informasi mengenai bahaya Narkoba dari koran, majalah, seminar, dll.
2. Persiapkan mental untuk menolak jika ditawarkan. Kuatkanlah tekadmu untuk menolaknya.
3. Belajar berkata "TIDAK", kalau mendapat tawaran Narkoba. Siapkan alasan yang dapat dipakai, dan alihkan pembicaraan jika kamu mulai disudutkan. Namun, bila teman terus memaksa, segera tinggalkanlah tempat itu. Carilah teman baru yang 'bersih' dari Narkoba.
4. Milikilah cita-cita dalam hidup,sehingga hidupmu akan memiliki arah.
5. Lakukanlah kegiatan positif yang dapat menolong kamu untuk menjadi lebih mandiri, percaya diri, serta menyalurkan hobi serta berprestasi.

Berikut  Kamus Narkoba   biar pada paham maksud bahasanya dan bisa jadi bahan antisipasi.

Huruf "A"

Abses : Salah tusuk urat/bengkak

Acapulco Gold : Jenis Marijuana yang berasal dari Mexico

Afo : Aluminium foil

After Care : Pelayanan pasca rehabilitasi

Amphet : Amphetamine

Asertif : Perilaku yang tidak menyakiti orang lain dan diri sendiri

Assessment : Suatu tahap dalam pra terapi bagi calon pasien/klien untuk menilai tingkat keparahan dan atau menentukan menentukan kebutuhan penyembuhan

Huruf "B"

Back up : Seseorang yang mendukung proses penyembuhan

BB : Barang Bukti

BD : Sebutan untuk bandar narkoba

Bedak/etep putih : Sebutan lain putauw/heroin

Betrik : Dicolong/nyolong

Bhironk : Orang Nigeria/pesuruh

BKA : Bimbingan Konseling Agama

BKND : Badan Koordinasi Narkotika Daerah sekarang Badan Narkotika Propinsi

BKNN : Badan Koordinasi Narkotika Nasional sekarang Badan Narkotika Nasional

BNK : Badan Narkotika Kabupaten/Kota

BNN : Badan Narkotika Nasional

BNP : Badan Narkotika Propinsi

Boat/boti : obat

Bokauw : Bau

Bokul : Beli barang

Bong : Alat mengisap shabu

BT : Bad Trip (halusinasi yang serem)

BT/snuk : Pusing/buntu

Huruf "C"

Circumstansial situasional : Penyalahgunaan narkoba hanya dilakukan ketika remaja sedang menghadapi masalah pribadi

Coke : Kokain

Community Based : Kegiatan/aktivitas/program yang dilakukan/bertumpu oleh/dalam masyarakat itu sendiri

Compaigning Strategy : Strategi kampanye (mengenalkan bahaya penyalahgunaan narkoba)

Compulsifed : Remaja penyalahguna narkoba mengkonsumsi narkoba dengan pola kecanduan

Huruf "D"

Demand Reduction : Pengurangan Permintaan. Pencegahan penggunaan narkoba ilegal. Beberapa pendekatan pencegahan termasuk; 1) memberi pendidikan dan informasi yang mendidik pada masyarakat umum, kaum muda (program dalam sekolah) dan pengguna narkoba, agar orang dapat mengambil keputusan berdasarkan informasi mengenai cara hidup yang sehat; 2) terapi ketergantungan untuk pengguna narkoba termasuk detoksifikasi (jika pantas berada dibawah pengawasan medis), terapi pemeliharaan metadon dan rehabilitasi secara sosial dengan mendorong kemungkinan kerja dan memadukannya kembali pada masyarakat; 3) pengembangan komunitas yang menghadapi masalah kemiskinan, kesempatan ekonomis dan memadukan orang dalam bentuk sosial yang berarti.

Detoksifikasi : Program yang diawasi media untuk pengguna narkoba waktu mereka disapih dari ketergantungan narkobanya. Dapat dilaksanakan dalam lembaga, sebagai pasien rawat inap, dalam komunitas atau di rumah

DOCA : Detoksifikassi cepat Opioid dengan Anestesi

Dosis : Takaran/ukuran pemakaian obat

Drug Addiction : Kondisi dimana seseorang merasa tergantung pada obat tertentu, melebihi dosis yang ditentukan

Drug Demand Reduction : Pencegahan penggunaan narkba ilegal.

Huruf "E"

Experimental Stage : Tahapan pemula/coba-coba bagi penyalahguna

Huruf "F"

Family Supporting Group : Kelompok keluarga yang saling membantu dalam memberi dukungan untuk mengatasi masalah narkoba

Huruf "G"

Gantung : Setengah mabok

Gauw : Gram.

Gepang : Punya putauw/heroin

Giber/giting/gonjes : Mabok/teller.

Gitber : Giting berat/mabok berat.

Huruf "H"

Half Way House : Metode penyembuhan bagi peyalahguna tanpa harus menjadi pasien rawat inap

Halusinasi : Bayangan, suatu kondisi penglihatan yang tidak nyata

Harm Reduction : Pengurangan Dampak Buruk. Definisi yang diterima secara umum belum muncul, namun unsur pokok yang umum adalah mengurangi dampak penggunaan narkoba yang bahaya atau merugikan tanpa harus mengurangi penggunaan narkoba

Hawai/cimeng/rasta/ulah/gele/buda/stik : Ganja.

Huruf "I"

IDUs : Injected Drug Users Penyalahguna yang menggunakan jarum suntik

In-patient : Metode penyembuhan bagi peyalahguna/pasien yang mengharuskan pasien menjalani rawat inap

In-take step : Suatu tahap penerimaan awal penyalahguna dalam lembaga rehabilitasi

Inex : Ecstasy.

Insul/spidol : Alat suntik.

Intensifed : Remaja penyalahguna narkoba mengetahui bahaya narkoba, tapi tidak ingin menghentikan penyalahgunaan narkoba

Intravena (Intravenous, IV) : Penyuntikan atau infus langsung ke aliran darah melalui pembuluh darah agar obat cepat memberikan reaksi

Huruf "J"

Jarum Suntik (Needle) : Alat yang bentuknya seperti jarum, berlubang di dalamnya untuk memasukkan cairan obat kedalam tubuh

Jokul : Jual

Junkie Helping Junkie : Salah satu metode untuk membantu mantan junkie agar tidak kembali menjadi penyalahguna, yang dilakukan oleh sesama mantan junkie

Junkies : Sebutan untuk pecandu.

Huruf "K"

Kertim : Kertas timah.

Khamar : Minuman keras/ Alkohol

KIE : (Media) Komunikasi, Informasi dan Edukasi

Kipe/cucauw/nyipet/ngecam : Nyuntik/memasukan obat ke tubuh.

Koncian : Simpanan barang

Konseling : Metode untuk memecahkan masalah dengan cara mengkonsultasikan dengan oran yang pakar dengan masalah tersebut

Kurus : Kurang terus.

KW : Kualitas.

Huruf "L"

LEGO : Istilah Lain : Jual, Arti : Menjual barang-barang untuk mendapatkan uang, Definisi : Dalam hubungan dengan penggunaan Narkoba, lego adalah aktifitas menjual barang untuk mendapatkan uang hanya agar bisa membeli Narkoba

LSD : Istilah Lain : Lysergyc Acid Diethylamide, Arti : Halusinogen yang paling terkenal, merupakan Narkotika sintetis yang disarikan dari jamur kering (ergot) yang tumbuh pada rumput gandum, Definisi : Narkotika sintetis yang disarikan dari jamur kering (ergot) yang tumbuh pada rumput gandum.

LSM : Lembaga Swadaya Masyarakat

Huruf "M"

Metadon : Opiat seperti heroin, tetapi sintetis, yang dipakai untuk membatasi ketidaknyamanan terkait dengan gejala putus heroin

Metode Pemakaian Narkoba (Obat) : Bentuk-bentuk yang umum adalah dengan cara menghisap (inhalation), merokok dan melalui injeksi/suntikan di bawah kulit, di dalam otot (intramuselar) atau dalam pembuluh darah (Intravensus). Cara pemakaian dapat ditentukan oleh jenis narkoba pilihan dari si pemakai atau pengaruh tradisi

Mupeng : Muka pengen.

Huruf "N"

Narkoba : Narkotika, Psikotropika, dan Bahan Berbahaya Lainnya

Narkoba yang disalahgunakan : Definisi menurut medis, farmasi atau dari segi hukum tentang narkoba dan zat psikotropika dapat berbeda. International Narcotics Control Board (INCB) menggunakan pengertian hukum dari istilah ini untuk tujuan pengawasa. Dengan demikian narkotika dimuat di dalam th 1961 Single Convention on Narcotic Drugs, sementara zat psikotropika di daftar di dalam 1971 Convention on Psikotropic Substances

Narkotika Golongan I : Merupakan kelompok narkotika yang terdiri atas : tanaman papaver somniferum, opium mentah, opium masak, erythroxylon cocae (koka), cannabis satira (ganja), tetra hydro cannabinol, dan 26 jenis lainnya.

Narkotika Golongan II : Merupakan kelompok narkotika yang terdiri atas : alpha-cethyl-metadol, alpha-medprodina, alpha-prodine, phentanyl, pethidine, methadone, dan 87 jenis lainnya.

Narkotika Golongan III : Merupakan kelompok narkotika yang terdiri atas : asetildihidrokodeina, kodeina, etil morfina, dan 13 jenis lainnya.

Ngedrag : Baker putauw diatas timah.

Ngubas atau nyabu : Pakai shabu.

NSEP (Needle and Syringe Exchange Program) : Program Pertukaran jarum Suntik atau Perjasun. Program yang membolehkan pengguna narkoba suntikan untuk memperoleh alat suntik yang suci hama, pembuangan jarum suntik bekas dan pemberian nasihat dan informasi. Program tersebut dapat di tempat tetap atau memakai layanan penjangkauan

Huruf "O"

O-de : Over dosis.

One Stop Centre : Salah satu bentuk pelayanan yang memadukan pelayanan terapi medis dan rehabiltasi sosial dalam satu pelayanan institusional.

Opiat : Narkoba alami atau sintetis (dibuat manusia), dengan dampak yang sama pada tubuh seperti opium dan heroin

Organized Crime : Kejahatan terorganisasi

Ormas : Organisasi Masyarakat

Outreach : Metode penjangkauan bagi kelompok marginal atau eksklusif, seperti anak jalanan, penyalahguna narkoba, Pekerja Seks Komersil, dll.

Huruf "P"

Pahe : paket hemat

Pakauw : Pakai putauw.

Paket/pahe : Pembelian heroin/putauw dalam jumlah terkecil

Parno : Paranoid karena ngedrugs.

Pedauw/badai : Teler/mabok

Peer Group : Adalah kelompok sepermainan remaja yang umumnya sebaya

Pendidikan Sebaya : Strategi pendidikan yang diciptakan dan dilaksanakan oleh anggota kelompok tertentu untuk sesamanya, misalnya pengguna narkoba. Hasil yang diharapkan adalah untuk membuat dan menahan perubahan pada perilaku dengan pemberian informasi terkait dari sumber yang dapat diterima

Penyalahgunaan Multiple Drug : Pemakaian secara sekaligus atau berturut-turut dari beberapa jenis zat (narkoba).

Penyalahgunaan Narkoba : Menurut acuan dari konvensi-konvensi PBB penyalahgunaan berarti memakai obat/narkoba tanpa dasar/pembenaran medis

Peralatan Suntik : Meliputi jarum suntik, semprit, saringan, air, gelas, sedok, turniket dan permukaan

Pesantren Virtual : Suatu konsep pesantren yang bersifat terbuka atau santrinya tidak tinggal menetap dilingkungan pesantren

Positive Peer : Kelompok sebaya yang memberi pengaruh baik bagi anggotanya

Prekursor : Istilah ini mengenai sekelompok zat yang bukan merupakan narkoba namun digunakan dengan berbagai cara dalam memproses atau membuat narkoba atau zat psikotropika. Tergantung pada sifat-sifat kimiawi utamanya precursor dapat digabungkan dengan zat-zat lain untuk membuat suatu zat narkoba (atau dalam bentuk perantara) atau dapat bersifat sebagai pelarut (umpamanya dalam meproses narkoba) atau asam (dalam pembentukan garam narkoba) Konvensi PBB th 1988 yang memasukkan 22 jenis precursor di bawah pengawasan/pengendalian tidak menggunakan istilah "Precursor", tetapi menyebutnya "Zat-zat yang seringkali digunakan dalam pembuatan gelap narkoba atau psikotropika" Walaupun secara teknis tidak tepat, pada umumnya semua zat demikian di sebut precursor.
Premary Prevention : Pencegahan dini bagi seseorang yang dilakukan oleh lingkungan keluarga.

Prevalensi (prevalence) : Jumlah orang yang mengalami penyakit tertentu.

Preventif : Pencegahan. Kegiatan penyuluhan dan bimbingan untuk memberikan penerangan dan pengetahuan kepada kelompok tertentu atau masyarakat tentang masalah atau bahaya penyalahgunaan narkoba agar tidak menjadi penyalahguna

Psikotropika Golongan I : Merupakan kelompok psikotropika yang terdiri atas : brolam fetamina, etisiklida, LSD, MDMA (ekstasi), dan 26 jenis lainnya.

Psikotropika Golongan II : Merupakan kelompok psikotropika yang terdiri atas : amfetamina, deksafetamina, fenetelina, metafetamina, metagualon, sekobarbital, dan 14 jenis lainnya.

Psikotropika Golongan III : Merupakan kelompok psikotropika yang terdiri atas : amobarbital, buprenorphine, flunitrazepam, pentobarbital, dan 9 jenis lainnya.

Psikotropika Golongan IV : Merupakan kelompok psikotropika yang terdiri atas : allobarbital, alphrazolam, barbital, diazepam, phenobarbital, klobazam, dan 60 jenis lainnya.

Huruf "Q"Kata dengan huruf pertama "Q" tidak ada.

Huruf "R"

Recall : Kemampuan untuk memanggil ingatan/memori yang tersimpan.

Relaps : Kembali lagi ngedrugs karena 'rindu'

Huruf "S"

Sakaw : Sakit karena lagi 'nagih'.

School Based : Kegiatan/aktivitas/program yang dilakukan/bertumpu oleh/dalam sekolah itu sendiri.

Selinting : 1 batang rokok/ganja

Semprit (Syringe) : Alat suntik yang terdiri dari tabung dilengkapi penghisap, naf jarum dan jarum

Setangki : ½ gram

Sharing : Kegiatan berbagi hal/masalah untuk menemukan pemecahan masalah dan mengurangi beban

Snip : Pakai putauw lewat hidung (dihisap).

Social Recreation : Remaja menggunakan narkoba hanya ketika berkumpul dengan teman-temannya untuk sekedar bersenang-senang saja

Solvent : Sejenis zat adiktif yang mempunyai efek merugikan pada pernafasan (menjadi sulit bernafas dan dapat menyebabkan infeksi dalam tenggorokan), pada otak (menyebabkan gangguan serius pada otak), pada hati serta pada ginjal. Termasuk di dalamnya adalah lem Aica Aibon, Thinner, Bensin, dan Spiritus.

Sperempi : ¼ gram.

Spirdu : Sepaket berdua.

Supply Reduction : Pengurangan Pemasokan. Beberapa tindakan yang dilaksanakan untuk mecegah narkoba ilegal menjangkau konsumen. Tindakan ini termasuk : 1) memberantas panen narkoba ilegal; 2) pengalihan panen untuk mengurangi tanaman panen ilegal; 3) merintangi pemasokan bahan baku yang dipakai untuk mengelola narkoba ilegal; 4) menggangu berbagai sarana yang dipakai untuk mengangkut narkoba; 5) membatasi pengedaran dalam rantai perdagangan; 6) pengawasan dan/atau perundang-undangan mengenai pencucian uang; dan 7) perang terhadap narkoba.

Huruf "T"

Teken : Minum obat/pil/kapsul.

Terapi Dzikir Tarekat Qodriyah Wa Nasabandiyah : Terapi untuk mengatasi ketergantungan narkoba jenis putaw di Yayasan Serba Bakti PonPes Suryalaya Inabah XIX Koord Wil Jatim.

Therapeutic Cummunity : Bentuk perawatan yang menyatu secara keseluruhan bagi tiap korban penyalahgunaan narkoba, dengan menggunakan standar perawatan yang baik.

Therapeutic Peer Group : Bentuk perawatan bagi penyalahguna narkoba yang melibatkan kelompok sebaya sebagai kelompok pendukung

Toxicology Forensik : Bagian dari Lab. Forensik yang bertugas menyelidiki bahan-bahan kimia berbahaya

Huruf "U"

Ubas : Shabu.

Huruf "V"

Volunteer : Seseorang yang bekerja tanpa mendapat penghasilan yang tetap, bahkan mungkin tanpa bayaran.

Huruf "W"Kata dengan huruf pertama "W" tidak ada.

Huruf "X"Kata dengan huruf pertama "X" tidak ada.

Huruf "Y"Kata dengan huruf pertama "Y" tidak ada.

Huruf "Z"

Zat Narkotika : Pada saat ini terdapat 116 zat narkotika yang berada di bawah Konvensi th 1961. Dalam daftar tersebut termasuk opium dan derivatifnya (morfin, codein, dan heroin) dan narkotika sintetis seperti methadone dan pethidine, begitu pula cannabis dan cocaine.

Zat psikotropika : Zat-zat yang memiliki pengaruh mengubah keadaan jiwa dan perilaku seseorang, apakah zat tersebut berada dalam pengawasan konvensi atau tidak. Konvensi tidak membedakan antara narkoba jenis keras atau biasa, dan tidak menggunakan istilah tersebut. Obat/narkoba dan zat lain apakah secara penuh atau sebagian berada di luar pengawasan internasional juga dapat disalahgunakan.