
Bila dikenali adanya kelainan, sebaiknya orangtua segera memeriksakannya ke dokter. “Tandanya bisa berupa bayi lemas, bentuk kaki seperti busur, tidak bisa menegakkan kepala setelah berusia beberapa bulan, dan lainnya,” kata Dr. Hermawan Suryadi, Sp.S, dokter ahli saraf dari Klinik Neuropsikiatri dan Revitalisasi Jakarta ini.
Hingga saat ini penyebab pasti Celebral Palsy belum bisa diketahui. Namun, beberapa hal dapat menjadi faktor risiko bagi terjadinya CP. Kelainan pembentukan saraf kepala janin, janin yang terinfeksi, minum obat sembarangan saat hamil, misalnya.
